writer:
@rentiseptianti (ig) ;) 23febuari2014
aaa aku kembaliiii, udah lama ga post...
mau post ini ajadeh, sebenernya agak geli mau post ini ya baca aja ya haha
(dibuang sayang)
SMA… masa
dimana aku bermetamorfosa, dari wanita yang cuek dan tidak suka berhias,
menjadi wanita yang senang memerhatikan penampilan…
Masa
dimana aku benar-benar menemukan banyak pria yang berbeda… salah satunya kamu !
kaka kelasku yang aku anggap hanya sekedar kaka, ternyata kamu diam-diam
mencintaiku, aku tak pernah menyadari itu semua, kamu memanjakan dan
menghujaniku dengan banyak perhatian dan kasih sayang..
Aku pikir
itu semua tulus karena kamu menganggapku adikmu, tapi nyatanya? Kamu malah
menyukaiku, aku membenci situasi ini, aku menyayangi kamu hanya sebagai kaka !
tapi kamu terus mendesaku agar kamu dan aku menjadi kita…
Aku tak
ingin menyakitimu, aku tak ingin kamu meninggalkanku, karena aku anggap kamu
kakaku ! yaa…kaka yang selalu menghibur dan menemaniku… haruskah aku terima
kamu menjadi kekasihku? Dengan begitu kamu akan tetap tinggal disampingku bukan?
Tapi… aku
tak akan mungkin menjadi kekasihmu, karena aku…aku telah memiliki seseorang
yang telah mengisi hatiku…kamu tau itu kan? Kamu terus mendesaku dan kamu rela
menjadi yang ke 2? Yang ke 2? Pikirku. bahkan aku pikir, kamu bisa menjadi yang
pertama apabila kamu menjadi kakaku ! ya… kakaku, bukan menjadi kekasihku.
Itu semua
mustahil ! bagaimana mungkin kamu bisa berkata seperti itu? Apakah ini yang
dinamakan cinta bisa mengalahkan logika? Apakah memang logika bisa hilang saat
seseorang jatuh cinta?
Kamu
ingat? Saat aku tidak ingin makan apapun, kamu selalu memaksaku makan bahkan
sampai kamu rela mengantarkan makanan jam11 malam, hanya agar aku makan?
Kamu ingat
malam minggu beberapa taun yang lalu? Malam perpisahan kelulusan? Guest star
nya mocca? Kamu menjemputku disalon dan berniat mengajaku pergi bersama, sampai
akhirnya kekasihku menjemput aku dan kalian saling berhadapan, dengan waktu
yang bersamaan dan warna pakaian kalianpun sama? Hahaha ftv banget kayanya
Kalian
saling berkenalan dan berjabat tangan, sampai akhirnya aku harus memilih… pergi
dengan siapa saat itu? Kamu adalah kakaku dan dia adalah kekasihku ! belom
sempat seucap katapun aku katakana, tapi kamu bilang kamu akan pergi karena
teman-temanmu sudah menunggu & kamu tersenyum kecut padaku.. seakan-akan kamu
tau kebingunanku…
Dari saat
itu, kita tak penah saling menyapa… kita hanya sekedar tersenyum seakan kita
tidak pernah saling mengenal sebelumnya…
Terimakasih telah menyayangi dan memperdulikan aku
Maaf atas cinta yang tak bisa kubalas…
