writer: @rentiseptiantii ;) 14jan2014
hallo kamu yang pernah singgah dihatiku dan menjadi bagian masa
laluku...
Sungguh,
aku sangat nyaman dengan ketidakjelasan hubungan kita saat itu. Dulu…beberapa
tahun yang lalu, kedekatan kita adalah hal yang tak ingin aku sia-siakan..
kedekatan yang tak pernah aku duga sebelumnya. Tiba-tiba saja hadir dan secepat
kilat lenyap….
Kamu…aku
sungguh tak percaya, hubungan kita yang berjalan cukup singkat ternyata masih
begitu tersimpan rapi dalam memori ingatanku. Aku juga tak habis pikir, mengapa
sosokmu begitu sangat melekat di otakku.. Memang diantara kita tidak pernah ada
ajakan untuk menyatukan aku dan kamu menjadi kita. Tapi, waktu yang pernah kita
lewati bersama membawa kenangan tersendiri bagiku…
Bolehkah
aku memintamu untuk mengingat tentang awal perkenalan kita? Mungkin kamu enggan
atau bahkan lupa? Entahlah, yang jelas aku sampai saat ini masih mengingatmu...
Perkenalan
kita diawali oleh seorang teman yang tidak lain adalah sahabatku dan teman
sekolahmu. Yaa sejujurnya aku iseng berkenalan denganmu.. Tapi Perkenalan iseng
itu yang membuat kita pada satu titik, dimana aku dan kamu penasaran ingin
lebih mengenal satu sama lain…
Tak sering kita bertemu,
tapi…komunikasi yang intensif membuat kita semakin menyatu.. menyatu? Yaa aku
berfikir seperti itu, tapi entah dengan pikiranmu? Aku tau kamu pria yang cukup
baik dan selalu ingin mendapatkan yang terbaik. Tapi… entah mengapa kamu tidak menjadikanku
yang terbaik untukmu? Apa aku tak layak menjadi bagian terbaik dalam hidupmu?
Sudahlah, lupakan! Semua sudah lewat dan menjadi masa lalu…Perkenalan kita
harusnya bukan menjadi hal yang harus kusesali. Aku masih mengingat tentangmu..tentang
aku dan kamu yang tak pernah menjadi kita.
Waktu
kita berkenalan, kita masih SMA bukan? Yaaa… aku yang dulu berfikir kamu dan
aku akan bersatu menjadi kita. Tapi? Tepat berdekatan dengan hari dimana
bertambahnya usiaku, kamu? Kamu memilih dia.. yaaa dia wanita yang mungkin
menurutmu lebih baik dibanding aku… Kamu tau perasanku?aku yakin kamu
mengetahuinya, karena kamu sempat menghubungiku saat dimana hari penting dalam
hidupku…tapi? Aku enggan memperdulikanmu, bahkan hanya sekedar bertemanpun aku
sangat enggan. Yaaa pikirku seperti itu, kenyataannya? Terkadang aku masih
mengingatmu.. Sekarang aku dan kamu sudah merasakan bangku kuliah. Dulu, kita
begitu dekat. Sekarang? kita bahkan tak saling kenal..sudahlah…kau hanya masa
laluku…kau hanya cinta dalam hatiku… ya… dalam Diam Aku Mencintaimu.(dulu)
untuk yang pernah hadir dihidupku...
dengan penuh
cinta dan perhatian…
nyatanya, hanya bualan semata !